Minggu, 28 Juni 2026

Kompetisi Pemilu Keras, Pers Jangan Jadi Pemicu Perpecahan

Administrator
Jumat, 29 Maret 2019 23:18 WIB
Kompetisi Pemilu Keras, Pers Jangan Jadi Pemicu Perpecahan

MANADO-halomedan.co

Menutup kunjungan kerjanya selama dua hari di Kota Manado, Sulawesi Utara (Sulut), pada Jumat (29/3), Ketua Umum Partai NasDem Surya Paloh berkunjung ke Kantor Tribun Manado, Grup Kompas Gramedia. Ini adalah kunjungan ke dua setelah pada Pemilu 2014 Surya juga datang ke kantor tersebut.

Kedatangan Surya Paloh dan rombongan diterima segenap jajaran Pimpinan Redaksi Tribun Manado. Kepada awak Tribun Manado, Surya berbagi pengalamannya sebagai seorang pelaku senior dalam bidang usaha media massa.

Menurut Surya, media massa harus berperan sebagai alat untuk memperkuat persatuan dan kesatuan bangsa.

“Saya sudah berkecimpung di dunia media massa saat pers belum sebebas sekarang. Saya juga bersahabat baik dengan pendiri grup besar Kompas Gramedia, Bapak Jakob Oetama,” ceritera Surya.

Mengenai peran dan fungsi pers, Surya mengatakan di tengah suasana kompetisi pemilu yang keras seperti saat ini, media memiliki peran vital untuk menjaga stabilitas keamanan dan ekonomi bangsa. Jika tidak, bukan tidak mungkin media bisa menjadi salah satu pemicu perpecahan kehidupan berbangsa dan bernegara.

“Suasana kompetisi pemilu saat ini agak keras. Jika salah-salah langkah maka akan beresiko terhadap stabilitas negara,” paparnya.

Semua pihak, kata politisi kawakan itu, baik pemerintah, partai politik, termasuk media massa memiliki tanggung jawab atas kemajuan pembangunan yang ada di Indonesia. Surya menilai Indonesia di bawah Pemerintahan Joko Widodo telah berada di jalur yang benar dalam membangun bangsa.

“Kita semua mempunyai PR untuk membangun negara ini. Pemerintahan yang sekarang sudah berjalan sesuai dengan jalur yang benar. Jangan sampai bangsa ini ke luar jalur kembali;” tambahnya.

Baca Juga:

Surya juga mengatakan dia tidak ingin kehilangan keberagaman yang seutuhnya dalam bingkai NKRI. Keberagaman tersebut berpotensi menghilang jika kemenangan salah satu calon pemimpin bangsa syarat dengan politik aliran.

“Kalau politik-politik aliran yang menang dalam pemilu nanti, di mana mereka akan melihat kita sebagai suatu kesatuan bangsa yang beragam. NasDem memiliki prinsip untuk menghilangkan tirani mayoritas terhadap minoritas. Di situlah prinsip demokrasi yang baik,” katanya.

Seusai pertemuan dengan jajaran Pimpinan Redaksi Tribun Manado, Surya Paloh dan rombongan menuju Kendari, Sulawesi Tenggara untuk melakukan kampanye rapat umum.(res)

Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
Editor
: Administrator
SHARE:
Berita Terkait
Zakiyuddin Harahap Sambut Peserta APEKSI 2026, Ajak Nikmati Keramahan dan Kuliner Kota Medan

Zakiyuddin Harahap Sambut Peserta APEKSI 2026, Ajak Nikmati Keramahan dan Kuliner Kota Medan

Bank Sumut Luncurkan QResto, Inovasi Digital Bersama Pemkab Deli Serdang untuk Optimalkan Pajak Daerah

Bank Sumut Luncurkan QResto, Inovasi Digital Bersama Pemkab Deli Serdang untuk Optimalkan Pajak Daerah

Strategi Komunikasi Pemerintah: Menjaga Narasi, Menjaga Kepercayaan Publik

Strategi Komunikasi Pemerintah: Menjaga Narasi, Menjaga Kepercayaan Publik

Taekwondo Championship Sumut 2026 Digelar, Bidik Bibit Atlet Menuju Asian Championship dan Porprov

Taekwondo Championship Sumut 2026 Digelar, Bidik Bibit Atlet Menuju Asian Championship dan Porprov

Achirudin Hasibuan Mengamuk, Wartawan Dipiting dan Dada Dipukul, Dilaporkan ke Polda Sumut

Achirudin Hasibuan Mengamuk, Wartawan Dipiting dan Dada Dipukul, Dilaporkan ke Polda Sumut

Rahmat Gobel Menilai PENAS Petani Nelayan Titik Balik Kurangi Impor dan Bangun Kemandirian Pangan Nasional

Rahmat Gobel Menilai PENAS Petani Nelayan Titik Balik Kurangi Impor dan Bangun Kemandirian Pangan Nasional

Komentar
Berita Terbaru