Rabu, 12 Agustus 2026

Identitas Korban Mutilasi di Malang Belum Terungkap

Administrator
Rabu, 15 Mei 2019 05:29 WIB
Identitas Korban Mutilasi di Malang Belum Terungkap

Malang-halomedan.co

Hingga kini, Kepolisian belum dapat mengungkap identitas korban mutilasi yang ditemukan di Pasar Besar Kota Malang.

“Sidik jari belum terbaca, karena mayat dalam kondisi masih kaku,” ungkap Kapolres Malang Kota AKBP Asfuri kepada wartawan detik, Rabu (15/5/2019).

Tim Inafis Polres Malang Kota sebelumnya bekerja keras mengindentifikasi sidik jari korban, dari kedua tangan yang sudah terpotong pada bagian siku.

“Tetapi masih diupayakan terus, termasuk mendalami petunjuk lain,” tegas Asfuri. Biasanya, melalui sidik jari identitas seseorang akan bisa terbaca, apalagi sistem kependudukan sudah melalui proses e-KTP.

Bila korban pernah menjalani proses tersebut, maka otomatis identitasnya akan terungkap. Kriminolog Universitas Brawijaya Prija Djatmiko menyatakan, sulitnya sidik jari terbaca bisa jadi bagian dari skenario pelaku, agar jejaknya tidak terlacak.

Dalam kasus mutilasi selaku diiringi dengan ciri mengaburkan jejak dengan memotong tubuh korbannya serta amarah besar dan dendam menjadi belakang kasus tersebut.

“Bisa jadi ini bagian upaya pelaku untuk menghilangkan jejak. Karena dalam kasus mutilasi identik dengan ciri demikian,” kata Prija terpisah.

Namun sangat kuat dugaan, lanjut Prija, jika antara pelaku dengan korban telah memiliki hubungan sebelumnya. Ini selalu muncul dalam kasus yang sama.

Baca Juga:

“Sangat identik juga pelaku dan korban sudah saling mengenal. Kuncinya adalah identitas korban, jika sudah terungkap, maka bisa menelusuri orang-orang di dekatnya yang memiliki permasalahan dengan korban,” tutur Wakil Dekan I Fakultas Hukum ini.

Ada enam bagian tubuh perempuan korban mutilasi Pasar Besar Malang ini yang dipotong. Saat ditemukan lokasinya tidak dalam satu tempat. Penemuan itu berawal dari Chilman (48), pedagang di Pasar Besar yang mencium bau busuk di area lapak dagangannya. Dia kemudian meminta bantuan sekuriti pasar untuk menelusuri asal dari bau tak sedap itu.

Ketika dilakuan pencarian asal bau diantara sampah yang berserakan, kedua dikejutkan dengan potongan kaki dan tangan di lokasi. Penemuan ini kemudian dilaporkan ke polisi, Selasa (14/5/2019) siang kemarin. (Res)

Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
Editor
: Administrator
SHARE:
Berita Terkait
81 Tahun Merdeka, Suara Rakyat Di Bajak Korupsi: Wajah Buram Demokrasi Lokal Di Sumatera Utara

81 Tahun Merdeka, Suara Rakyat Di Bajak Korupsi: Wajah Buram Demokrasi Lokal Di Sumatera Utara

Evaluasi Internal Hanura Sumut, El Adrian Shah Siapkan Reshuffle Kepengurusan

Evaluasi Internal Hanura Sumut, El Adrian Shah Siapkan Reshuffle Kepengurusan

Ketika Pers Tunduk pada Algoritma

Ketika Pers Tunduk pada Algoritma

BERTEMU DENGAN WAGUBSUMBAR,JMSI SUMBAR SEGERA DILANTIK

BERTEMU DENGAN WAGUBSUMBAR,JMSI SUMBAR SEGERA DILANTIK

KETUM PNPI SYAMSUL RIZAL BERIKAN APRESIASI TINGGI KEPADA MENKO POLKAM DJAMARI CHANIAGO*

KETUM PNPI SYAMSUL RIZAL BERIKAN APRESIASI TINGGI KEPADA MENKO POLKAM DJAMARI CHANIAGO*

GANNAS Jabar Apresiasi Razia Narkoba di THM Bandung, Serukan Perlawanan Bersama

GANNAS Jabar Apresiasi Razia Narkoba di THM Bandung, Serukan Perlawanan Bersama

Komentar
Berita Terbaru