MEDAN — Taman Pendidikan Islam (TPI) Medan memperingati Hari Kesaktian
Pancasila ke-61 pada 1 Oktober 2026 dengan meneguhkan kembali semangat persatuan, pengamalan nilai-nilai
Pancasila serta komitmen membangun pendidikan yang berkarakter dan berorientasi pada kewirausahaan berbasis nilai religius.
Peringatan yang mengusung tema "
Pancasila Pemersatu Bangsa Menuju Indonesia Berdaulat, Adil, dan Makmur" tersebut menjadi momentum bagi keluarga besar TPI Medan untuk mengingat kembali bahwa
Pancasila bukan sekadar dasar negara, tetapi juga menjadi landasan dalam membangun kehidupan bermasyarakat, berbangsa dan bernegara.
Ketua Umum PP TPI, Prof. drg. H. Ismet Danial Nasution, Ph.D., Sp.Pros., Subsp.PKIKG(K), FICD, dalam sambutannya menegaskan pentingnya menjaga dan mengamalkan
Pancasila dalam kehidupan sehari-hari.
Menurutnya, keberagaman Indonesia merupakan kekuatan yang harus dirawat bersama.
Pancasila menjadi perekat yang menyatukan berbagai perbedaan dalam bingkai Negara Kesatuan Republik Indonesia.
"Keberagaman adalah kekuatan kita, dan
Pancasila adalah perekat yang menjaga kita tetap satu Indonesia," ujarnya.
TPI Dorong Entrepreneur Berbasis Religius
Sementara itu, Ketua I dan II PP TPI, H. Ikrom Helmi Nasution, SH, menegaskan bahwa semangat
Pancasila juga harus diterjemahkan dalam pembangunan sumber daya manusia, khususnya melalui pendidikan dan penguatan kemandirian ekonomi.
Karena itu, TPI terus memperkuat visi "TPI — Entrepreneur Berbasis Religius".
Menurut Ikrom, konsep tersebut tidak sekadar mendorong peserta didik menjadi pribadi yang mandiri secara ekonomi, tetapi juga memiliki fondasi keimanan, kejujuran, tanggung jawab dan etika dalam menjalankan kehidupan maupun aktivitas kewirausahaan.
"Entrepreneur berbasis religius berarti kemajuan ekonomi dan kesejahteraan harus dibangun dengan kejujuran, keimanan, tanggung jawab dan akhlak yang baik. Nilai-nilai tersebut sejalan dengan semangat
Pancasila, terutama dalam mewujudkan keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia," kata Ikrom.
Ia menambahkan, pendidikan memiliki peran penting dalam menyiapkan generasi yang tidak hanya cerdas secara akademik, tetapi juga memiliki karakter, keterampilan dan kepedulian sosial.
Karena itu, TPI memberikan perhatian terhadap pendidikan yang berkualitas dan inklusif melalui berbagai lembaga pendidikan di bawah naungannya, mulai dari SDIT, MTs, MAS hingga SLB ABC.
"Setiap anak bangsa berhak memperoleh pendidikan yang layak, berkualitas dan bermartabat. Pendidikan harus mampu membentuk manusia yang berilmu, berkarakter dan memiliki kemandirian," tegasnya.
Ikrar Kesaktian
PancasilaDalam rangkaian peringatan tersebut, Ikrar Hari Kesaktian
Pancasila dibacakan Koordinator Hari Kesaktian
Pancasila sekaligus Kepala MTs TPI Medan, Ustadz Anwar Saleh.
Ikrar tersebut meneguhkan kembali tekad untuk mempertahankan dan mengamalkan nilai-nilai
Pancasila sebagai sumber kekuatan dalam menjaga persatuan bangsa serta keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia.
Dalam ikrar tersebut juga ditegaskan bahwa perjalanan bangsa Indonesia sejak Proklamasi Kemerdekaan 17 Agustus 1945 tidak terlepas dari berbagai rongrongan, baik yang berasal dari dalam maupun luar negeri.
Karena itu, seluruh elemen bangsa diingatkan untuk senantiasa meningkatkan kewaspadaan dan memperkokoh kebersamaan dengan berlandaskan nilai-nilai luhur
Pancasila.
Ikrar tersebut ditutup dengan tekad untuk terus mempertahankan dan mengamalkan
Pancasila sebagai sumber kekuatan dalam menggalang kebersamaan serta memperjuangkan kebenaran dan keadilan demi keutuhan NKRI.
Dihadiri Jajaran Pendidikan TPI
Peringatan Hari Kesaktian
Pancasila di lingkungan TPI Medan tersebut turut dihadiri jajaran pengurus dan pimpinan lembaga pendidikan TPI.
Di antaranya H. Ikrom Helmi Nasution, SH selaku Ketua I dan II PP TPI, Zainal Arifin selaku Kepala MAS TPI Medan, Ustadz Anwar Saleh selaku Kepala MTs TPI Medan, Uswatun Hasanah Harahap selaku Kepala SDIT/MDTA, Lindayani selaku Kepala SLB ABC, serta para guru dan keluarga besar TPI Medan.
Momentum Hari Kesaktian
Pancasila tersebut sekaligus menjadi pengingat bagi keluarga besar TPI Medan bahwa pendidikan tidak hanya bertugas mencerdaskan kehidupan bangsa, tetapi juga membentuk generasi yang memiliki karakter, menjunjung persatuan, berakhlak dan mampu berdiri mandiri melalui semangat kewirausahaan yang berlandaskan nilai-nilai religius.