JAKARTA — Ketua Umum GARUDA 08, Syamsul
Rizal, menyambut positif langkah Presiden Prabowo Subianto yang secara resmi mengajukan Komjen Pol Suyudi Ario Seto sebagai calon Kapolri untuk menggantikan Jenderal Pol Listyo Sigit Prabowo. Pengajuan tersebut telah disampaikan melalui Surat Presiden kepada DPR RI dan kini memasuki tahapan konstitusional di parlemen. Bagi Syamsul
Rizal, langkah Presiden tersebut merupakan momentum penting untuk mempersiapkan kepemimpinan baru Polri dalam menghadapi tantangan bangsa yang semakin kompleks.
Syamsul
Rizal menegaskan bahwa posisi Komjen Pol Suyudi Ario Seto saat ini adalah calon Kapolri yang diajukan Presiden, sehingga seluruh pihak patut menghormati proses dan mekanisme yang sedang berlangsung di DPR RI. Menurutnya, proses tersebut bukan sekadar pergantian pucuk pimpinan, tetapi juga menjadi momentum strategis untuk memperkuat profesionalisme, integritas, modernisasi, serta kepercayaan masyarakat terhadap institusi Kepolisian Negara Republik Indonesia.
"Kami menyambut positif keputusan Presiden Prabowo mengajukan Komjen Pol Suyudi Ario Seto sebagai calon Kapolri. Menurut pandangan kami, pilihan Presiden tersebut merupakan langkah strategis dalam menjawab tantangan bangsa ke depan. Kini proses konstitusional sedang berjalan, dan tentu harus kita hormati bersama. Masyarakat menaruh harapan besar terhadap hadirnya kepemimpinan baru Polri yang profesional, tegas, humanis, dan berintegritas," ujar Syamsul
Rizal.
Menurut Syamsul
Rizal, pengalaman panjang Komjen Pol Suyudi Ario Seto di berbagai penugasan strategis menjadi salah satu aspek penting yang akan menjadi perhatian publik selama proses pencalonannya. Tantangan kepolisian ke depan semakin luas, mulai dari kejahatan konvensional dan transnasional, narkotika, kejahatan siber dan kejahatan terorganisasi, hingga tuntutan masyarakat terhadap penegakan hukum yang transparan, adil, dan tidak diskriminatif.
GARUDA 08 berpandangan bahwa masyarakat Indonesia menaruh perhatian besar terhadap proses penentuan calon Kapolri menjadi Kapolri definitif. Harapan publik bukan hanya tertuju kepada figur, melainkan juga kepada agenda besar transformasi institusi kepolisian. Polri diharapkan semakin profesional dalam penegakan hukum, semakin terbuka terhadap pengawasan, semakin responsif dalam pelayanan, serta mampu menjadikan kepercayaan masyarakat sebagai fondasi utama dalam menjalankan tugas negara.
"Calon Kapolri yang nantinya memperoleh persetujuan DPR dan ditetapkan sesuai mekanisme konstitusional akan memikul amanah yang sangat besar. Rakyat menginginkan kepolisian yang kuat dalam memberantas kejahatan, tetapi sekaligus humanis dalam melayani masyarakat. Ketegasan hukum harus berjalan bersama keadilan, integritas dan penghormatan terhadap hak-hak masyarakat," tegas Syamsul
Rizal.
Syamsul
Rizal juga mengajak seluruh elemen bangsa memberikan ruang bagi proses konstitusional di DPR RI untuk berjalan secara objektif dan transparan. Menurutnya, uji kelayakan dan kepatutan terhadap calon Kapolri merupakan bagian penting dalam memastikan arah kepemimpinan Polri ke depan. Karena itu, perhatian publik sebaiknya diarahkan kepada visi, program, integritas, profesionalisme, serta komitmen calon Kapolri dalam memperkuat supremasi hukum dan pelayanan kepada masyarakat.
"Kami berharap seluruh tahapan berjalan dengan baik sesuai ketentuan yang berlaku. Rakyat Indonesia menantikan kepemimpinan baru Polri yang mampu membawa semangat pembaruan, menjaga keamanan dan ketertiban, serta memastikan hukum berdiri tegak untuk seluruh rakyat. GARUDA 08 berharap proses pencalonan Komjen Pol Suyudi Ario Seto dapat menjadi momentum untuk semakin memperkuat Polri sebagai institusi yang profesional, modern, berintegritas dan dipercaya masyarakat," pungkas Syamsul
Rizal.rel